Karena Menikah tak Sebercanda itu!

Setelah sekian bulan gak ikutan challange nya #JanexLiaRC, akhirnya ikutan lagi. Walaupun di menit-menit akhir, eheehe.

Kali ini, aku akan menceritakan kepada kamu buku yang sangat fenomenal di kelompok tertentu saja. Judulnya; Karena Menikah tak Sebercanda itu!
Buku ini karya dari Bang Amar Ar-Risalah, seorang selebgram, yang hampir setiap hari posting. Tokoh pemuda dari Depok, berdakwah melalui tulisan di akun media sosialnya.

Benar sesuai tema warna bulan ini kan?
(cokelat atau oranye)


Yang aku fahami setelah membacanya, buku ini ditulis atas keresahan Bang Amar, kawula muda-mudi hari ini, seolah menggampangkan pernikahan. Padahal, nikah memang benar-benar gak sebercanda itu. Butuh banyak persiapan A sampai Z. Gak bisa modal cinta doang!

Ini sebagian kecil daftar isinya.
Tapi tenang saja, aku tidak membaca buku bajakan, kok. Aku kemarin memang dapat kesempatan untuk me-
review sebagian kecil dari bukunya sebelum terbit. 


Bang Amar mengingatkan kita tentang persiapan diri dulu. Dari hal internal kita. Kemudian, beliau juga mengigatkan adakah "luka" masa lalu yang belum sembuh. Apabila ada, sebaiknya disembuhkan dulu, baru bisa menikah. Beliau juga mengigatkan bahwa jalur nafkah itu, haruslah dari hal-hal yang halal, jangan sampai kita masih bekerja di tempat yang riba dan semacamnya. Mosok mau kasih makan anak orang dengan uang yang haram?

Inti dari buku ini adalah, kita jangan termakan propaganda so called "aktivis dakwah" agar menikah muda. Tidak semua orang bisa seperti mereka. Tidak semua orang siap. Nikah muda itu boleh, tapi nikah buru-buru itu jangan. 
Ada orang yang menikah di usia 23 tahun. Tapi mempersiapkannya sudah sejak umur 20 tahun. Ada pula orang lain yang menikah di usia 30 tahun, tapi baru mempersiapkannya di usia 29.5 tahun.

Tentu kita bisa menilai sendiri, bukan?

Pokoknya, buku ini sangat aku rekomendasikan untuk kamu yang mau nikah!
Oh yaa, ini buku ditulis dari perspektif aktivis Islam ya. Jadi, tentu saja akan dijelaskan proses ta'aruf, tukar proposal biodata, didampingi ustadz dan ustadzah, dan seterusnya.
Kalau kamu mau menikah lewat jalur pacaran, buku ini bukanlah buku yang cocok. Tapi, gapapa. Baca aja, biar kita sama-sama faham mana jalan yang benar mana yang keliru! :) 


Tags:

Share:

7 komentar

  1. Kayaknya perlu baca juga nih, soalnya aku ngerasa nikah nggak segampang itu. Makin ke sini malah kok kayak makin makin. 🙄

    BalasHapus
  2. Menikah itu hal yg sakral, dan diusahakan seumur hidup hanya sekali saja kita menikah.
    Tp pada kenyataannya, menikah itu seperti hal yg dipermainkan gitu, byk yg menikah blm lama trs cerai, menikah lagi trs cerai lagi. Kalo seperti itu trs apa sebenarnya yg dicari, apa sebenarnya tujuan utk menikah?
    Banyak alasannya, dan yg paling byk adalah 'gak cocok'. Apa ini berarti menikah itu untuk mencari kecocokan? Kalo tujuan menikah mencari kecocokan, gak bakalan bisa menemukannya. Knp? Karena menikah itu menyatukan 2 org yg berbeda. Beda karakter, sifat, sikap, dsb. Yakin bisa mencocokan semua itu?

    Menikah itu adalah saling mengisi, saling berbagi, saling memberi, saling menghargai, dan saling mencintai. Jika semua poin itu sudah ada. Maka segeralah menikah!

    Kayaknya saya baru main kesini ya? Salam kenal ya mas Joe.

    BalasHapus
  3. Asyikk nih bukunya, kiat-kiat meniqah..

    Saya sendiri juga suka baca tentang persiapan menikah, pertanyaan yang perlu ditanyakan sebelum menikah, cara mengenali karakter pasangan, dan yang lainnya. Belom siap niqah sih, tapi seenggaknya biar gak terkejut aja gitu ya kudu disiapkan hehe

    Udah lama gak mampir ke sini^_^

    BalasHapus
  4. Ssst..yg punya rumah lgi ga ada,mohon maaf berkunjung tanpa permisi,suka baca ulasannya,memberi pesan sejelas"nya kepada pasangan yg hendak menikah,sudah baca beberapa cerita di post sebelumnya cukup apik dan gaya bahasanya santun,dan lugas,enak buat di baca dan bikin betah berlama"

    BalasHapus
  5. Bagus banget bukunya, tip - tip menikah . Meski kini saya belum menikah saya selalu membaca buku tentang nikah, tip mendapatkan jodoh terbaik, dll. Dan? Jika ditanya sudah siap nikah ya tentu sudahlah karena umur sudah kepala tiga dan bismillah semoga saya cepat bertemu dengan jodoh terbaik 🤲🤲🤲

    BalasHapus
  6. hayo yang belum menikah, wajib membaca buku ini dulu

    BalasHapus
  7. ihiiiiy lagi persiapan menikah nih ya 😜

    tapi memang betul jangan asal nikah karena pengen ganti status ajaa. tanggung jawabnya lebih berat daripada hidup jomblo hehe

    BalasHapus